Lessons Learned from a Year as an Information Systems Laboratory Assistant
Nov 6, 2025 • 3 min read
Kalau ada yang nanya ke gue, "Apa salah satu keputusan paling berharga yang pernah lo ambil selama kuliah?"

🚀 Awal Mula Jadi Asisten Laboratorium
Kalau dipikir-pikir lagi, semuanya berawal dari ajakan temen.
Waktu itu ada temen yang ngajak gue buat daftar jadi asisten laboratorium. Jujur aja, respons pertama gue bukan semangat, tapi malah ragu. Bukan karena nggak tertarik, tapi karena gue ngerasa kemampuan ngajar gue masih kurang. Ngomong di depan banyak orang aja kadang masih grogi, apalagi harus ngejelasin materi pemrograman ke satu kelas.
Tapi di sisi lain, gue juga penasaran. Gue mikir, "Kalau nggak dicoba sekarang, kapan lagi?" 🤔
Akhirnya modal nekat aja gue daftar. Nggak ada ekspektasi harus lolos atau apa, tujuan gue cuma satu: cari pengalaman baru dan keluar dari zona nyaman.
Proses Seleksi
Pas proses seleksi, jujur lumayan deg-degan.
Ada beberapa kandidat yang ikut, terus kami dipanggil satu per satu buat wawancara dan dites soal materi yang bakal diajarin.
Pas giliran gue, yaudah... jawab semampu gue aja. Alhamdulillah ternyata hasilnya di luar dugaan.
Gue dinyatakan lolos dan dipercaya jadi salah satu Asisten Laboratorium untuk mata praktikum Dasar Pemrograman. 🎉
Jujur, waktu itu seneng banget.
Tapi ternyata... lolos itu baru awal dari perjalanan.
Hari Pertama Mengajar
Pas pertama kali ngajar, baru deh gue sadar kalau tantangan sebenarnya baru dimulai.
Ternyata ngerti materi sama bisa ngajarin orang itu dua hal yang beda.
Di kepala gue semuanya terasa masuk akal, tapi pas harus ngejelasin ke mahasiswa, kadang gue bingung harus mulai dari mana biar mereka juga paham.
Apalagi kalau ada yang nanya hal di luar yang udah gue siapin.
Lumayan bikin panik juga. 😅
Untungnya gue nggak sendirian.
Gue ngajar bareng partner yang udah lebih dulu jadi asisten. Dari situ gue banyak belajar, mulai dari cara ngejelasin materi yang lebih gampang dipahami, gimana ngadepin mahasiswa dengan karakter yang beda-beda, sampai cara bikin suasana kelas tetap santai tapi serius pas waktunya.
Mulai Terbiasa
Semakin sering ngajar, rasa grogi gue pelan-pelan mulai hilang.
Gue jadi lebih percaya diri buat berdiri di depan kelas, lebih nyaman ngobrol sama mahasiswa, dan mulai menikmati setiap sesi praktikum.
Bahkan kadang gue ikut seneng sendiri kalau lihat mahasiswa yang awalnya bingung akhirnya bisa paham setelah dijelasin.
Di situ gue mulai sadar kalau kemampuan mengajar bukan sesuatu yang langsung dimiliki dari awal.
Semua orang pasti mulai dari nol.
Yang penting berani nyoba dulu, mau terus belajar, dan nggak takut buat salah.
Karena ternyata, keputusan iseng yang gue ambil waktu itu malah jadi salah satu pengalaman paling berharga selama kuliah.
Penutup
Kalau sekarang ada yang nanya ke gue,
"Nyyesel nggak dulu daftar jadi asisten?"
Jawaban gue cuma satu.
Enggak.
Justru dari pengalaman ini gue belajar banyak hal yang mungkin nggak bakal gue dapetin kalau cuma duduk di bangku kuliah.
Mulai dari belajar komunikasi, melatih rasa percaya diri, menghadapi berbagai macam karakter mahasiswa, sampai belajar kalau mengajar ternyata adalah salah satu cara terbaik buat memahami sebuah materi.
Sampai sekarang, pengalaman itu masih jadi salah satu pengalaman yang paling berkesan selama masa perkuliahan gue.
Dan kalau waktu itu gue memilih buat nggak daftar karena minder atau takut gagal...
Mungkin gue nggak akan pernah punya cerita ini. 🚀
Related posts

Why Turning a Hobby Into a Job Can Kill Your Passion
When we were kids, a lot of us had this dream like, “How cool would it be if i could turn my hobby into a job?” If you loved drawing, you probably wanted to be a comic artist. If you were into gaming, you dreamed of becoming a pro player. If you enjoyed cooking, maybe you imagined opening a cute little cafe.
Jun 3, 2025 • 6 min read

I Thought It’d Be Hard, But It Wasn’t! My Bangkit 2024 Journey
Hey folks! I’m Fauzan, a proud graduate of Bangkit Academy 2024 Batch 2. Today, I want to share my journey of completing the Bangkit program something that many people think is super tough.
Jan 23, 2025 • 8 min read

Skills or Industry? The Dilemma of Today’s Tech Generation
Lately, I’ve been thinking a lot about my career direction. It feels like the job world is putting more and more pressure on us to be something specific. Whether that’s becoming a specialist in a particular skill — like a front-end engineer, data analyst, or UI designer or becoming an expert in a certain industry, like fintech, healthtech, or edtech.
Dec 11, 2024 • 3 min read